Senin, 03 April 2017

KONSEP MEDIA INFORMASI
Media berasal dari bahasa latin merupakan bentuk jamak dari “medium” yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar yaitu perantara atau pengantar sumber pesan dengan penerima pesan. Schramm (1977) mengemukakan bahwa media pembelajaran adalah teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran.
FUNGSI MEDIA INFORMASI
Media memiliki beberapa fungsi yaitu :
  1. Media pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan pengalaman yang dimiliki oleh para audience.
  2. Media pembelajaran dapat melampaui batasan ruang promosi.
  3. Media pembelajaran memungkinkan adanya interaksi langsung antara audience dengan lingkungannya.
  4. Media menghasilkan keseragaman pengamatan.
  5. Media dapat menanamkan konsep dasar yang benar, kongkret dan realistis.
  6. Media membangkitkan keinginandan minat baru.
  7. Media membangkitkan motivasi dan merangsang anak untuk belajar.
  8. Media memberikan pengalaman yang integral/menyeluruh dari yang kongkret sampai dengan abstrak.
JENIS-JENIS MEDIA INFORMASI
Ditinjau dari bentuknya, terdapat berbagai jenis media yaitu :
  1. Media visual : grafik, diagram, chart, bagan, poster, kartun, komik.
  2. Media auditif : radio, tape recorder, laboratorium bahasa dan sejenisnya.
  3. Projected still media : slide, over head projekror, (OHP) in focus dan sejenisnya.
  4. Projected motion media : film, televise, video, (VCD,DVD, VTR) computer dan sejenisnya.
Menurut Rebert Heinich (1996) menyebutkan macam-macam media yaitu :
  1. Media nonproyeksi seperti foto, diagram, display dan model
  2. Media proyeksi seperti slide, overhead transparency (OHT), proyeksi computer
  3. Media audio, seperti kaset, dan compact disc (CD)
  4. Media bergerak seperti video dan film
  5. Pembelajaran yang dimediasi computer
  6. Multimedia dan hypermedia berbasis computer
  7. Media seperti radio dan tv digunakan untuk pembelajaran jarak jauh
Menurut Anderson (1976) pengelompokkan media pembelajaran menjadi 10 golongan yaitu :
  1. Audio : kaset audio, siaran radio, CD, telefon
  2. Cetak : buku pembelajaran, modul, brosur, Koran, foto/ gamabar
  3. Audio cetak : kaset audio yang dilengkapi bahan tertulis
  4. Proyeksi visual diam : overhead, transparansi (OHT)
  5. Proyeksi audio visual : film bingkai (slide) bersuara
  6. Visual gerak : film bisu, animasi
  7. Audio visual gerak : film gerak bersuara, video/VCD, televise
  8. Objek fisik : benda nyata, model, specimen
  9. Manusia dan lingkungan : penyaji, pustakawan, laboran
  10. Komputer : CAI,CBI
CIRI-CIRI MEDIA INFORMASI
Gerlach & Ely (1971) mengemukakan tiga ciri media yang merupakan petunjuk mengapa media digunakan dan apa saja dapat dilakukan media yang mungkin penyaji yang tidak mampu ( kurang efesian )melakukannya, antara lain:

1.       Ciri fiksatif ( fixative property )
Ciri ini menggambarkan kemampuan media merekam, menyimpan, melestarikan dan merekontruksikan suatu peristiwa atau objek.
2. Ciri Manipulatif ( Manipulative property )
Transformasi suatu kejadian atau objek dimungkinkan karena media memiliki ciri manipulatif. Kejadian yang memakan waktu berhari hari dapat disajikan kepada audience dalam waktu dua atau tiga menit dengan teknik pengambilan gambar time-laps recording.
2.       Ciri Distributif ( distributive property )
Ciri distributive dari media memungkinkan suatu objek atau kejadian ditransformasikan melalui ruang, dan secara bersamaan kejadian tersebut disajikan kepada sejumlah besar audience dengan stimulasi pengalaman yang relative sama kejadian itu.

KRITERIA MEMILIH MEDIA INFORMASI
Secara operasional ada sejumlah pertimbangan dalam memilih media pembelajaran yang tepat, antara lain:
1. Acces
Kemudahan akses menjadi pertimbangan pertama dalam memilih media. Apakah media yang diperlukan itu tersedia, mudah dan dapat dimanfaatkan oleh audience? Misalnya, kita ingin menggunakan media internet.
2. Cost 
Biaya juga harus menjadi bahan pertimbangan. Banyak jenis media yang dapat menjadi pilihan kita. Media pembelajaran yang canggih biasanya mahal.
3. Technology
Mungkin saja kita tertarik kepada satu media tertentu. Tetapi kita perlu memerhatikan apakah teknisnya tersedia dan mudah menggunakannya.
4. Interactivity
Media yang baik adalah yang dapat memunculkan komunikasi dua arah atau interaktivitas.
5. Organization
Pertimbangan yang juga penting adalah dukungan organisasi.
6. Novelty
Kebaruan dari media yang akan dipilih juga harus menjadi pertimbangan. Sebab media yang lebih baru biasanya lebih baik dan lebih menarik bagi audience.
Lebih terperinci beberapa kriteria yang patut diperhatikan dalam memilih media dapat dijelaskan sebagai berikut :

1.       Sesuai dengan tujuan atau standar kompetensi yang dicapai. Media dipilih berdasarkan tujuan atau standar kompetensi yang telah ditetapkan yang secara umum mengacu kepada  salah satu atau gabungan dari dua atau tiga ranah kognitif, afektif, dan psikomotor.
2.       Tepat untuk mendukung isi pelajaran yang sifatnya fakta, konsep, prinsip, atau generalisasi.
3.       Praktis, luwes, dan bertahan.
4.       Penyaji terampilmenggunakannya.
5.       Pengelompokan sasaran. Media yang efektif untuk kelompok besar belum tentu sam efektifnya jika digunakan pada kelompok kecil atau perorangan.
6.       Mutu teknis, pengembangan visual baik gambar maupun fotografi harus memenuhi persyaratan teknis tertentu.
PENGEMBANGAN MEDIA INFORMASI
Pengembangan media pembelajaran hendaknya dilakukan dengan persiapan dan perencanaan yang teliti. Langkah-langkah dalam program pengembangan media dapat dijelaskan sebagai berikut.
1.       Menganalisis kebutuhan dan karakteristik audience
2.       Merumuskan tujuan instruksional ( standar kompetensi ) secara operasional dan khas.
3.       Merumuskan butir-butir materi secara terperinci yang mendukung tercapainya tujuan
4.       Mengembangkan alat pengukur keberhasilan.
5.       Menulis naskah media
6.       Mengadakan tes dan revisi.
HIMBAUAN DALAM PESAN MEDIA INFORMASI
Dalam media promosi, pesan dimaksudkan untuk memengaruhi orang lain, atau pesan itu untuk menghimbau khalayak sasaran agar mereka menerima dan melaksanakan gagasan kita, yang perlu  diperhatikan adalah :
1. Himbauan Rasional
Hal ini didasarka pada anggapan bahwa manusia pada dasarnya makhluk rasional. Contoh pesan “ datanglah ke  posyandu untuk imunisasi anak anda.
2. Himbauan Emosional
Kebanyakan perilaku manusia, terutama  kaum ibu, lebih didasarkan pada emosi daripada hasil pemikiran rasional.
3. Himbauan Ketakutan
Penggunaan himbauan dengan pesan yang menimbulkan ketakutan harus digunakan secara berhati-hati.
4. Himbauan Ganjaran
Pesan dengan himbauan ganjaran dimaksudkan menjanjikan sesuatu yang diperlukan dan diinginkan oleh si penerima pesan. Teknik semacam ini dirasa cukup masuk akal, karena pada kenyataannya orang akan lebih banyak mengubah perilakunya bila akan memperoleh imbalan ( terutama materi )nyang cukup.
5. Himbauan Motivasional
Pesan ini dengan menggunakan bahasa himbauan motif yang menyentuh kondisi internal diri si penerima pesan. 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jenis-jenis Media Publikasi Informasi Farmasi 1.        Media Cetak a.        Poster Poster merupakan pesan singkat dalam bentuk gamb...